I. Latar Belakang dan Dasar Pemikiran
Islamic
Relief Indonesia dengan support dari IR Malaysia dan IR Swedia semenjak
April 2018 telah memberikan dukungan penanganan masalah anak gizi buruk
di wilayah kota Serang kepada para anak penderita gizi buruk dan para
pemangku kepentingan kesehatan anak di Kota Serang. Dukungan diberikan
dalam bentuk penanganan langsung anak-anak gizi buruk yang telah
teridentifikasi melalui pendataan Dinas Kesehatan dan para kader untuk
pemulihan status gizi anak-anak tersebut dan mencegah kematian ana gizi
buruk yang telah sering kali terjadi. Lebih dari 100 anak gizi buruk
telah terdata per bulan April 2019 dengan jumlah kematian mencapai 4
anak.
Rangkaian
kegiatan proses identifikasi anak gizi buruk, penanganan dan pemberian
bantuan telah dilakukan dan cukup efektif berhasil menolong pemulihan
status gizi dan kesehatan anak-anak gizi buruk. Untuk pencegahan
kemunculan kasus -kasus gizi buruk selanjutnya, project penanganan gizi
buruk IR Indonesia dengan dukungan dari IR Swedia berusaha untuk
meningkatkan pemahaman dan memperbaiki perilaku pengasuh anak dan
masyarakat luas tentang gizi dan kesehatan keluarga secara umum.
Peningkatan
pemahaman dan perbaikan perilaku pengasuh dan masyarakat telah
dilakukan melalui kegiatan pembentukan 53 Pos Gizi di 10 Kelurahan
Kecamatan Kasemen dengan menggunakan metodologi Positive Deviance.
Perpaduan pendekatan Pos Gizi dan Positive deviance menitikberatkan pada
masalah perilaku pengasuh, keluarga, dan masyarakat sebagai penyebab
utama kekurangan gizi pada tingkat rumah tangga seperti kebiasaan
perawatan ibu dan anak yang tidak memadai dalam hal asupan gizi dan
pencegahan serta pengobatan penyakit ketika sakit.
Bagian
dari strategi Project EHMC berikutnya adalah melibatkan para Tokoh
Agama dan Tokoh Masyarakat untuk membawa peningkatan pemahaman
masyarakat dan keluarga tentang Gizi & Kesehatan serta perubahan
perilaku pengasuhan anak. Lebih luas lagi Tokoh Masyarakat dan Tokoh
Agama diasumsikan memiliki peran penting di dalam membawa perubahan
pemahaman di level masyarakat dan keluarga tentang Kesetaraan Gender,
Pernikahan Dini, dan Perlindungan Anak. Ketiga isu tersebut diasumsikan
menjadi faktor pendukung dari terjadinya kasus-kasus Gizi Buruk pada
anak di Kecamatan Kasemen.
Dengan latar belakang masalah dan kebutuhan implementasi project seperti dijelaskan di atas, Islamic Relief Indonesia membutuhkan jasa layanan konsultasi
Mobilisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk Pencegahan dan
Penanganan Masalah Gizi dan Kesehatan Anak di Kecamatan Kasemen, Kota
Serang.
Konsultan
akan memberikan masukan dan rekomendasi teknis kepada Tim Project
Islamic Relief Indonesia serta memimpin jalannya proses:
- Assessment dan Perencanaan implementasi Mobilisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk Pencegahan dan Penanganan Masalah Gizi dan Kesehatan Anak
- Pelaksanaan Kegiatan Lokakarya
Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk Pencegahan dan Penanganan
Masalah Gizi dan Kesehatan Anak. Lokakarya akan memberikan bekal bagi
Tokoh Agama dan Masyarakat tentang Faktor Utama dan Faktor Pendukung dari Penyebab Masalah Gizi dan Kesehatan Pada Anak.
Faktor utama yaitu pemahaman dan perilaku masyarakat tentang:
o Sanitasi dan Kebersihan
o Kesehatan Anak
o Pemenuhan Gizi Berimbang
o Pola Asuh Keluarga yang belum berorientasi pada pemenuhan Hak Anak dan melindungi Anak dari Kekerasan dan Perlakuan Salah
Faktor Pendukung yaitu pemahaman dan perilaku masyarakat tentang:
o Praktik Pernikahan Dini di masyarakat
o Pemahaman dan Praktik Gender yang belum memunculkan kesetaraan Gender di dalam keluarga dan masyarakat
o Isu-isu lain yang relevan dan ditemukan pada saat tahap assessment di level tokoh agama dan tokoh masyarakat
- Implementasi Kegiatan Penyebaran Pesan-Pesan Kesehatan, Gizi Anak, Kesetaraan Gender, dan Perlindungan Anak melalui pertemuan-pertemuan di level masyarakat dalam bentuk pengajian-pengajian berkala dan penyuluhan-penyuluhan.
Pertemuan-pertemuan
di level masyarakat akan berfokus pada peningkatan pemahaman tentang
Faktor-Faktor Utama dari Penyebab Kesehatan dan Gizi Anak serta
Pemahaman dan Perubahan perilaku dari masyarakat tentang Pernikahan Dini
dan Kesetaraan Gender.
II. Cakupan Kerja Pengadaan Konsultan
1. Melakukan
identifikasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan kasemen dan
memetakan peran mereka dalam Pencegahan dan Penanganan Masalah Gizi dan
Kesehatan Anak untuk dapat bersinergi dengan para Pemangku Kepentingan
lainnya.
2.. Meyusun
Modul Pelatihan Lokakarya Mobilisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat
Dalam Pencegahan dan Penanganan Masalah Gizi dan Kesehatan Anak
3. Melaksanakan
Pelatihan Lokakarya Mobilisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dalam
Pencegahan dan Penanganan Masalah Gizi dan Kesehatan Anak dengan sinergi
bersama nara
4. Memonitor
dan mensupervisi para tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam
melaksanakan pertemuan-pertemuan bersama masyarakat untuk memberdayakan mereka dalam mencegah dan menangani masalah Gizi dan Kesehatan Anak.
III. Output/ Keluaran Konsultasi
1. 20 Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan Peran Sinergitas
mereka bersama para pemangku kepentingan Gizi dan Kesehatan Anak
lainnya yang ada di Kecamatan Kasemen dapat terpetakan dan
terdokumentasikan dalam Laporan Assessment
2. Satu Modul Pelatihan Lokakarya Mobilisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat
Dalam Pencegahan dan Penanganan Masalah Gizi dan Kesehatan Anak,
Kesetaraan Gender, dan Perlindungan Anak dapat terbuat untuk bahan utama
pelaksanaan Pelatihan Lokakarya
3. Satu Pelatihan Lokakarya selama 4 hari yang diikuti oleh 20 Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Kasemen dapat terdokumentasikan dalam Laporan Pelaksanaan Pelatihan
4. 10 kali Pertemuan-Pertemuan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat bersama masyarakat dan peserta Pos Gizi/ Posyandu di 10 kelurahan
yang ada di kecamatan Kasemen mendapatkan monitoring dan supervise
untuk penyempurnaan dan keberlanjutan kegiatan ini di level masyarakat
5. Satu buah Laporan Akhir Kegiatan
Mobilisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dalam Peningkatan Kesehatan
Anak, Kesetaraan Gender, dan Perlindungan Anak di Kecamatan Kasemen.
IV. Profil Konsultan
- Team
Konsultan (minimal 2 orang) / Individual konsultan berpengalaman di
dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam isu Peningkatan Kesehatan
Anak, Gender, dan Perlindungan Anak
- Berpengalaman
di dalam melakukan penelitian kualitatif dan kuantitatif, evaluasi
program, pengumpulan data awal dan akhir sebuah project yang dilengkapi
dengan Analisa dan penulisan laporan.
- Berpengalaman di dalam merencanakan, mengelola sebuah kegiatan pelatihan dan bertindak sebagai pelatih atau fasilitator
- Berpengalaman
dalam melakukan penelitian, survey, dan/ atau pengumpulan data
kesehatan di lapangan termasuk pengelolaan dan pemrosesan data dengan
menggunakan berbagai alat dan perangkat lunak statistic yang relevant.
- Minimal
memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Strata 1 di bidang Kesehatan
Masyarakat, Ilmu Sosial, Keperawatan, dan disiplin Ilmu lainnya yang
relevan.
- Berpengalaman bekerja sebagai staff atau konsultan di LSM Asing, National, atau pemerintahan selama +/- 5 tahun.
Pengiriman CV:
Bagi yang berminat silahkan mengirimkan surat lamaran dan CV ke alamat email: procurement@islamic-relief.or. id, paling lambat 9 September 2019.

No comments:
Post a Comment