PLAN
International di Indonesia melalui program Urban
Resilience merupakan proyek yang
menyasar kepada aksi anak dan kaum muda khususnya perempuan untuk memperkuat ketangguhan kota di DKI
Jakarta. Implementasi proyek ini telah
dilaksanakan di kelurahan di Jakarta Barat (kelurahan Pinangsia, Krendang, dan Duri Utara) dan Jakarta Timur (kelurahan Klender) dan telah dilaksanakan mulai Juli 2017 sampai dengan 2019 yang di danai oleh DFAT-Australian Aid. Implementasi proyek ini telah dilaksanakan merujuk kepada kerangka kerja Ketahanan kota diantaranya; (1) kehidupan yang
berkesinambungan, (2) pemberdayaan komunitas, (3) membuat tempat-tempat aman
dan (4) promosi integrasi. Proyek ini juga merupakan kelanjutan
dari proyek aksi orang muda untuk pengurangan risiko bencana di perkotaan yang
sudah di implementasikan oleh PLAN International di Indonesia sejak Juli 2014 –
Juni 2017. Kegiatan ini telah menyasar 200 youth peneriman
manfaat, dan 50 komunitas.
Saat ini Plan Int
Indonesia melalui Proyek Urban Resilence membutuhkan seorang konsultan untuk
mengerjakan Gender sensitif dan Inklusif dan evaluasi proyek Urban Resilience.
proyek ini bekerja di 4 kelurahan di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. ke 4
kelurahan tersebut adalah : Kelurahan Pinangsia, kelurahan Duri Utara dan
kelurahan Krendang Di Jakarta Barat, serta Kelurahan Klender di Jakarta Timur.
Konsultan diharapkan membuat 1 rancanagan dokumen metodologi endline dan evaluasi proyek dalam
dua bahasa, enumerator pengumpul dan terlatih sebelum melakukan pengumpulan
data, Informed concern anak dan dewasa peserta kegiatan, dihasilkan database
pengumpulan data, clean dan data output dari analisa data, 2 dokumen laporan endline
dan evaluai dalam dua bahasa, 2 dokumen ringkasan eksekutif dalam dua bahasa,
inforgrafis presentasi hasil laporan, cerita kebrhasilan terkait dampak proyek
yang gender sensitive dan inklusif dimasing-masing wilayah, mengorganisir dan
melaksanakan diseminai endline dan evaluasi proyek,menyususn laporan keuangan
kegiatan sesuai dengan standar PLAN International di Indonesia.
kerangka kerja waktu studi adalah 1
bulan dimulai dari bulan Mei- Juni 2019
Kualifikasi Konsultan
adalah : konsultan diharapkan memiliki latar belakang
pengalaman dan pendidikan yang mendukung pencapaian tujuan dan pelaksanaan
kegiatan-kegiatan dalam studi ini, Yakni : 1) Latar belakang pendidikan
dan/atau pengalaman yang kuat dalam hal pengurangan risiko bencana, gender dan
Inklusif, ketahanan kota, pengembangan masyarakat, hak-hak anak dan isu-isu
anak muda. 2) latar belakang pendidikan/pengalaman yang kuat dalam desain
metodologi riset, instrumen serta pengambilan data yang terkait dengan
pengurangan risiko bencana, gendr dan inklusif, ketahanan kota, pengembangan
masyarakat, hak-hak anak dan isu-isu anak muda 3) memiliki kemampuan yang baik
tentang wilayah studi 4) memiliki kemampuan kuat dalam menulis laporan dalam
bahasa Indonesia dan bahasa Inggris 5) memiliki pengalaman yang kuat dalam
menyebarkan temuan studi/survey.
pengajuan lamaran : konsultan mengirimkan lamaran melalui email kepada ;
paling lambat 21
April 2019 dengan melampirkan dokumen CV konsultan Utama,
dan Anggota Tim, proposal studi terdiri dari latar belakang, metodologi dan
metode yang digunakan, contoh laporan studi yang pernah dilakukan. untuk tor
lengkap dapat di lihat di link dibawah ini.

No comments:
Post a Comment