|
Latar Belakang
|
Tantangan
seputar sektor air bersih, sanitasi dan higienitas sangat universal. Di seluruh dunia, 2.4 milyar orang akan
hidup tanpa sanitasi yang layak pada taun 2015.[1] Air yang tidak bersih,
sanitasi yang buruk dan higienitas yang tidak layak menyebabkan penyakit
diare yang menyebabkan lebih dari 800,000 anak-anak balita meninggal setiap
tahun.[2] Indonesia
menghadapi isu yang sama dengan akses yang terbatas kepada sumber-sumber air
bersih yang layak dan sanitasi dasar. Karena beragamnya kondisi geografis dan
akses yang terbatas terhadap sumber-sumber air bersih yang layak; memastikan
akses ke air yang bersih dan aman, sanitasi dan higienitas yang layak adalah
tantangan yang berat.
|
|
|
|
|
Deskripsi Program
|
Masyarakat di dua Kecamatan dimana project WoW2 bekerja mengalami
kesulitan akses terhadap air dan sanitasi yang layak. Karena project ini
menitik beratkan pada perubahan perilaku di bidang sanitasi, maka salah satu
cara untuk mendukung kampanye perubahan perilaku adalah dengan menyediakan
sarana air bersih dan sanitasi yang layak.
|
|
Tujuan
|
Tujuan dari konsultasi ini adalah untuk mendesain, merancang RAB dan
mensupervisi pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi di Puskesmas dan
sekolah yang ada di 2 Kecamatan.
|
|
Lingkup Pekerjaan
|
Tugas dan tanggung
jawab konsultan terpilih dalam aktifitas ini antara lain:
1. Mengkaji kebutuhan bahan bangunan, peralatan dan tenaga kerja yang
dibutuhkan untuk merenovasi fasilitas air bersih dan sanitasi di Puskesmas
dan sekolah-sekolah.
2.
Membuat rancangan gambar/desain dari fasilitas air bersih dan
sanitasi yang sudah dikaji.
3.
Membuat RAB dan BOQ dari fasilitas air bersih dan sanitasi yang
sudah dikaji.
4.
Mengawasi proses pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi agar
sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat.
5.
Memastikan kualitas bangunan dan sarana air bersih dan sanitasi
sesuai dengan standard MCI dengan melakukan Quality Control secara rutin dan
berkala.
6.
Memastikan material bangunan yang disediakan oleh MCI untuk proses
konstruksi digunakan dengan standard dan tidak disalah gunakan oleh
pihak-pihak lain.
|
|
Keluaran
|
1.
Terciptanya fasilitas air bersih dan sanitasi yang sesuai dengan
standard MCI di Puskesmas dan sekolah-sekolah.
|
|
Lokasi
|
Lokasi 1 Puskesmas
dan 9 sekolah di kecamatan Pulau Ende - Kabupaten Ende.
|
|
Jadwal Waktu
|
Waktu pelaksanaan kegiatan diperkirakan selama 5
(lima) bulan,
yang akan dimulai pada Desember 2013 sampai pertengahan Mei 2014.
|
|
|
|
|
Metodologi
|
Metodologi konsultansi ini adalah dengan
melakukan kajian lapangan langsung, mendesain dan memperkirakan kebutuhan
bahan material dan mengawasi proses pembangunan di lapangan secara harian .
|
|
|
|
|
Supervisi
|
Project Coordinator WOW2.
Program Officer WOW2.
|
Aplikasi
dan CV dapat dikirim melalui email ke: procurement@id.mercycorps.org
Batas
waktu untuk penerimaan aplikasi dan CV adalah 23 Desember 2013 dan hanya
kandidat terpilih yang akan dihubungi untuk interview.
Qualification Summary
|
Posisi
|
:
|
Konsultan Konstruksi
|
|
Faktor Sukses
|
:
|
1.
Proses kajian lapangan dan perkiraan bahan material
bangunan sesuai dengan waktu yang diperkirakan.
2.
Proses pembangunan berjalan sesuai dengan waktu yang diperkirakan.
3.
Bahan bangunan yang digunakan sesuai dengan spesifikasi standard dan
berkualitas.
|
|
Tanggung Jawab Pengawasan
|
:
|
Project Coordinator WOW2.
Program Officer WOW2.
|
|
Akuntabilitas
|
:
|
Membuat laporan bulanan kepada Project
Coordinator WOW2 dan Program Officer
WOW2.
|
|
Kompetensi
|
:
|
1.
Berpengalaman dan terbukti sebagai konsultan
konstruksi.
2.
Berpengalaman dalam melakukan supervisi
proses konstruksi bangunan kepada pekerja bangunan.
3.
Menjadi staff desain dan konstruksi
fasilitas air bersih dan sanitasi di project WatSan MCI sebelumnya, project
INSIST dan RW Siaga.
|
|
|
|
|

No comments:
Post a Comment