Friday, December 20, 2013

Konsultan Konstruksi Fasilitas Air Bersih dan Sanitasi


 Latar Belakang
 
Tantangan seputar sektor air bersih, sanitasi dan higienitas  sangat universal.  Di seluruh dunia, 2.4 milyar orang akan hidup tanpa sanitasi yang layak pada taun 2015.[1] Air yang tidak bersih, sanitasi yang buruk dan higienitas yang tidak layak menyebabkan penyakit diare yang menyebabkan lebih dari 800,000 anak-anak balita meninggal setiap tahun.[2] Indonesia menghadapi isu yang sama dengan akses yang terbatas kepada sumber-sumber air bersih yang layak dan sanitasi dasar. Karena beragamnya kondisi geografis dan akses yang terbatas terhadap sumber-sumber air bersih yang layak; memastikan akses ke air yang bersih dan aman, sanitasi dan higienitas yang layak adalah tantangan yang berat.
 
 
 
Deskripsi Program
Masyarakat di dua Kecamatan dimana project WoW2 bekerja mengalami kesulitan akses terhadap air dan sanitasi yang layak. Karena project ini menitik beratkan pada perubahan perilaku di bidang sanitasi, maka salah satu cara untuk mendukung kampanye perubahan perilaku adalah dengan menyediakan sarana air bersih dan sanitasi yang layak.
 
Tujuan
Tujuan dari konsultasi ini adalah untuk mendesain, merancang RAB dan mensupervisi pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi di Puskesmas dan sekolah yang ada di 2 Kecamatan.
 
 
Lingkup Pekerjaan
Tugas dan tanggung jawab konsultan terpilih dalam aktifitas ini antara lain:
1.      Mengkaji kebutuhan bahan bangunan, peralatan dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk merenovasi fasilitas air bersih dan sanitasi di Puskesmas dan sekolah-sekolah.
 
2.      Membuat rancangan gambar/desain dari fasilitas air bersih dan sanitasi yang sudah dikaji.
 
3.      Membuat RAB dan BOQ dari fasilitas air bersih dan sanitasi yang sudah dikaji.
 
4.      Mengawasi proses pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi agar sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat.
 
5.      Memastikan kualitas bangunan dan sarana air bersih dan sanitasi sesuai dengan standard MCI dengan melakukan Quality Control secara rutin dan berkala.
 
6.      Memastikan material bangunan yang disediakan oleh MCI untuk proses konstruksi digunakan dengan standard dan tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak lain.
 
Keluaran
1.      Terciptanya fasilitas air bersih dan sanitasi yang sesuai dengan standard MCI di Puskesmas dan sekolah-sekolah.
 
 
 
Lokasi
Lokasi 1 Puskesmas dan 9 sekolah di kecamatan Pulau Ende - Kabupaten Ende.
 
Jadwal Waktu
Waktu pelaksanaan kegiatan diperkirakan selama 5 (lima) bulan, yang akan dimulai pada Desember 2013 sampai pertengahan Mei 2014.  
 
 
Metodologi
Metodologi konsultansi ini adalah dengan melakukan kajian lapangan langsung, mendesain dan memperkirakan kebutuhan bahan material dan mengawasi proses pembangunan di lapangan secara harian .
 
 
Supervisi
Project Coordinator WOW2.
Program Officer WOW2.
 
 
Aplikasi dan CV dapat dikirim melalui email ke: procurement@id.mercycorps.org
Batas waktu untuk penerimaan aplikasi dan CV adalah 23 Desember 2013 dan hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi untuk interview.
 

Qualification Summary
 
Posisi
:
Konsultan Konstruksi
 
Faktor Sukses
:
1.      Proses kajian lapangan dan perkiraan bahan material bangunan sesuai dengan waktu yang diperkirakan.
2.      Proses pembangunan berjalan sesuai dengan waktu yang diperkirakan.
3.      Bahan bangunan yang digunakan sesuai dengan spesifikasi standard dan berkualitas.
 
Tanggung Jawab Pengawasan
:
Project Coordinator WOW2.
Program Officer WOW2.
 
Akuntabilitas
:
Membuat laporan bulanan kepada Project Coordinator WOW2 dan  Program Officer WOW2.
 
Kompetensi
:
1.      Berpengalaman dan terbukti sebagai konsultan konstruksi.
2.      Berpengalaman dalam melakukan supervisi proses konstruksi bangunan kepada pekerja bangunan.
3.      Menjadi staff desain dan konstruksi fasilitas air bersih dan sanitasi di project WatSan MCI sebelumnya, project INSIST dan RW Siaga.
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment