Thursday, November 9, 2017

EQSI Project - RFP: Konsultan Pengenalan Konsel K3 & Pelatihan Basic Safety

Implementasi ESMS – EQSI Project 
Pengenalan Konsep K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Dan Pelatihan Basic Safety kepada Stakeholder Proyek EQSI  

Proyek EQSI saat ini membutuhkan jasa konsultan untuk Pengenalan Konsep K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Dan Pelatihan Basic Safety kepada Stakeholder Proyek EQSI. Proyek EQSI dan Yayasan Kalla menganut, konsep kesetaraan kesempatan bagi setiap orang yang memiliki kualifikasi, tanpa memandang perbedaan jender, suku, agama dan asal usul, serta berkomitmen pada prinsip-prinsip perlindungan anak. 

1. Latar Belakang:

Proyek dengan Judul “Economic, Quality and Sustainability Improvement from Community Centered Cocoa Fermentation Stations, Diversified Agro-forestry and Agribusiness Systems and Centered Social Development Programs” atau di sebut EQSI, adalah proyek kerja sama antara MCA-I, Yayasan Hj. Kalla, Kalla Kakao Industri dan Lembaga Ekonomi Masyarakat Sejahtera (LEMS). 

Maksud Proyek :
Mengurangi kemiskinan wilayah perdesaan, mempromosikan dan meng institusionalisasikan kegiatan wana tani, penanganan paska panen coklat dan sistem pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat.

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) 
Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi maupun lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja. Kesehatan dan keselamatan kerja cukup penting bagi moral, legalitas, dan finansial. Semua organisasi memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu.
Pelatihan Basic Safety: Banyak kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi, tetapi bisa terjadi dan sangat merugikan. Karena itu diperlukan pengetahuan untuk mencegahnya agar kerugian dapat dihindarkan. Semua kecelakaan yang pernah terjadi ada sebabnya, semua sebab bisa dicari dan diketahui, karena itu semua sebab kecelakaan dapat dihindari sehingga semua kecelakaan bisa ditiadakan, sampai tercapai bebas kecelakaan. Salah satu cara mencegah Kecelakaan Kerja yaitu dengan menerapkan kaidah-kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, yang harus dipatuhi oleh semua karyawan.
Berkaitan dengan perihal K3 dan Basic Safety tersebut di atas, Managemen Proyek EQSI berencana mengenalkan Konsep K3 dan Basic Safety kepada masyarakat dan menerapannya dalam kegiatan proyek EQSI. Untuk itu managemen akan bekerjasama dengan berbagai pihak atau konsultan lingkungan untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan K3 dan HSE di masyarakat lokasi proyek.

2. Tujuan Kegiatan: 

a. Memberikan informasi proyek EQSI, termasuk sosialisasi dan pelaksanaan ESMS di desa desa terpilih lokasi program EQSI
b. Mengenalkan konsep K3 kepada stakeholders (masyarakat dan aparat pemerintahan) dan pelaksanaanya.
c. Meningkatkan pengetahuan masyarakat akan upaya pencegahan kecelakaan di lingkungan perkebunan kakao.
d. Pengenalan dan pengadaan alat perlindungan dan keselamatan, dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan 
e. Menghasilkan panduan HSE (leaflet) dan disebarkan di desa desa lokasi proyek EQSI 
3. Bentuk Kegiatan :
a. Diseminasi proyek EQSI, sosialisasi dan pelaksanaan ESMS di desa-desa yang ditargetkan.
b. Pelatihan Health, Safety and Environment, termasuk pencegahan   kebakaran bagi petani terpilih.
c. Perumusan (SOP) prosedur standar HSE yang dipersyaratkan dan mengembangkan materi komunikasi untuk tingkat masyarakat
d. Pertemuan dan Lokakarya dengan pemangku kepentingan terkait untuk kemitraan
e. Pengadaan alat perlindungan dan keselamatan, dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (Kotak P3K)
f. Melaksanakan pemantauan dan pelaporan kegiatan ESMS

4. Waktu dan Tempat Kegiatan:  

Kegiatan akan dilakasanakan selama bulan November – Desember 2017 di lokasi project EQSI 3 Kabupaten, Kolaka Timur, Konawe dan Konawe Selatan.

5. Rencana Jadwal Kegiatan Agenda Pelatihan :
 Inline image

6. Pelaporan Dan Dokumentasi :
Component 2 & 5 akan menyiapkan pelaporan kegiatan secara tertulis dan dilengkapi dengan foto-foto kegiatan, daftar hadir dan laporan keuangan berdasarkan syarat yang telah ditentukan.

Bagi pelamar dapat mengirimkan lamaran dengan melampirkan CV, Salary History, atau sejarah remunerasi, Rencana Kerja, serta melampirkan Modul-modul Pelatihan HSE yang pernah dilakukan. Lamaran dikirim ke Procurement Associate, email to: info@eqsiyayasankalla.org, heryantodi@gmail.com, cc: rochmat_djatmiko@yahoo.com dan yatiesaloh@gmail.com. Tenggat penerimaan lamaran diterima paling lambat hari Senin, 13 Nopember 2017.

I. Pelatihan K3 untuk Para Petani Kebun

Kegiatan pelatihan K3 ” Pelatihan K3 untuk Para Petani Kebun “. Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian K3 terhadap para petani kebun, khususnya  kakao. Peran para petani kebun, cukup penting dikarenakan mereka mempunyai anggota2 yang langsung bekerja di lapangan seperti mencangkul, memanen, menyemprot dan memupuk dimana berhadapan dengan resiko bahaya K3. Kecelakaan kerja di kebun adalah yang paling dominan jika dibandingkan kecelakaan di pabrik kakao. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan bisa mengurangi tingkat kecelakaan kerja di kebun kakao. Berikut adalah resiko 2 bahaya dari kegiatan di perkebunan kelapa sawit :

Pekerjaan Mencangkul. 
1.Terluka oleh alat cangkul 
2.Mata kena kotoran 
3.Tertimpa ruruntuhan na
4.Terlalu capek mencangkul
5.Tergigit binatang berbisa
6.Dll.

Pekerjaan Memanen
1.Terluka oleh alat panen (Egrek/ Dodos)
2.Tertimpa buah
3.Mata kena kotoran/ berondolan
4.Tertimpa Pelepah daun
5.Terkena duri
6.Tergigit binatang berbisa
7.Dll.

Pekerjaan Menyemprot
1.Keracunan
2.Kulit Melepuh
3.Mata Pedih
4.Kepala Pusing
5.Perut Mual-mual
6. Batuk-batuk

Pekerjaan Memupuk
1.Tangan Panas
2.Kulit Melepuh
3.Kepala Pusing
4.Perut Mual-mual
5.Batuk-batuk
6.Dll.

II. Pelatihan Pengguna Pupuk 
III. Pelatihan Pengguna Pestisida Terbatas

No comments:

Post a Comment