Implementasi ESMS – EQSI Project
Pengenalan Konsep K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Dan Pelatihan Basic Safety kepada Stakeholder Proyek EQSI
Proyek EQSI saat ini membutuhkan jasa konsultan untuk Pengenalan Konsep K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Dan Pelatihan Basic Safety kepada Stakeholder Proyek EQSI.
Proyek EQSI dan Yayasan Kalla menganut, konsep kesetaraan kesempatan
bagi setiap orang yang memiliki kualifikasi, tanpa memandang perbedaan
jender, suku, agama dan asal usul, serta berkomitmen pada
prinsip-prinsip perlindungan anak.
1. Latar Belakang:
Proyek
dengan Judul “Economic, Quality and Sustainability Improvement from
Community Centered Cocoa Fermentation Stations, Diversified
Agro-forestry and Agribusiness Systems and Centered Social Development
Programs” atau di sebut EQSI, adalah proyek kerja sama antara MCA-I,
Yayasan Hj. Kalla, Kalla Kakao Industri dan Lembaga Ekonomi Masyarakat
Sejahtera (LEMS).
Maksud Proyek :
Mengurangi
kemiskinan wilayah perdesaan, mempromosikan dan meng
institusionalisasikan kegiatan wana tani, penanganan paska panen coklat
dan sistem pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat.
Kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
Kesehatan
dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang yang terkait dengan kesehatan,
keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi
maupun lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan
keselamatan lingkungan kerja. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga
pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi
lingkungan kerja. Kesehatan dan keselamatan kerja cukup penting bagi
moral, legalitas, dan finansial. Semua organisasi memiliki kewajiban
untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat tetap berada
dalam kondisi aman sepanjang waktu.
Pelatihan
Basic Safety: Banyak kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi,
tetapi bisa terjadi dan sangat merugikan. Karena itu diperlukan
pengetahuan untuk mencegahnya agar kerugian dapat dihindarkan. Semua
kecelakaan yang pernah terjadi ada sebabnya, semua sebab bisa dicari dan
diketahui, karena itu semua sebab kecelakaan dapat dihindari sehingga
semua kecelakaan bisa ditiadakan, sampai tercapai bebas kecelakaan.
Salah satu cara mencegah Kecelakaan Kerja yaitu dengan menerapkan
kaidah-kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, yang
harus dipatuhi oleh semua karyawan.
Berkaitan
dengan perihal K3 dan Basic Safety tersebut di atas, Managemen Proyek
EQSI berencana mengenalkan Konsep K3 dan Basic Safety kepada masyarakat
dan menerapannya dalam kegiatan proyek EQSI. Untuk itu managemen akan
bekerjasama dengan berbagai pihak atau konsultan lingkungan untuk
melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan K3 dan HSE di
masyarakat lokasi proyek.
2. Tujuan Kegiatan:
a. Memberikan informasi proyek EQSI, termasuk sosialisasi dan pelaksanaan ESMS di desa desa terpilih lokasi program EQSIb. Mengenalkan konsep K3 kepada stakeholders (masyarakat dan aparat pemerintahan) dan pelaksanaanya.c. Meningkatkan pengetahuan masyarakat akan upaya pencegahan kecelakaan di lingkungan perkebunan kakao.d. Pengenalan dan pengadaan alat perlindungan dan keselamatan, dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaane. Menghasilkan panduan HSE (leaflet) dan disebarkan di desa desa lokasi proyek EQSI3. Bentuk Kegiatan :a. Diseminasi proyek EQSI, sosialisasi dan pelaksanaan ESMS di desa-desa yang ditargetkan.b. Pelatihan Health, Safety and Environment, termasuk pencegahan kebakaran bagi petani terpilih.c. Perumusan (SOP) prosedur standar HSE yang dipersyaratkan dan mengembangkan materi komunikasi untuk tingkat masyarakatd. Pertemuan dan Lokakarya dengan pemangku kepentingan terkait untuk kemitraane. Pengadaan alat perlindungan dan keselamatan, dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (Kotak P3K)f. Melaksanakan pemantauan dan pelaporan kegiatan ESMS
4. Waktu dan Tempat Kegiatan:
Kegiatan akan dilakasanakan selama bulan November – Desember 2017 di lokasi project EQSI 3 Kabupaten, Kolaka Timur, Konawe dan Konawe Selatan.
5. Rencana Jadwal Kegiatan Agenda Pelatihan :
6. Pelaporan Dan Dokumentasi :
Component
2 & 5 akan menyiapkan pelaporan kegiatan secara tertulis dan
dilengkapi dengan foto-foto kegiatan, daftar hadir dan laporan keuangan
berdasarkan syarat yang telah ditentukan.
Bagi pelamar dapat mengirimkan lamaran dengan melampirkan CV, Salary History, atau sejarah remunerasi, Rencana Kerja, serta melampirkan Modul-modul Pelatihan HSE yang pernah dilakukan. Lamaran dikirim ke Procurement Associate, email to: info@eqsiyayasankalla.org, heryantodi@gmail.com, cc: rochmat_djatmiko@yahoo.com dan yatiesaloh@gmail.com. Tenggat penerimaan lamaran diterima paling lambat hari Senin, 13 Nopember 2017.
I. Pelatihan K3 untuk Para Petani Kebun
Kegiatan
pelatihan K3 ” Pelatihan K3 untuk Para Petani Kebun “. Pelatihan ini
dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian K3 terhadap
para petani kebun, khususnya kakao. Peran para petani kebun, cukup
penting dikarenakan mereka mempunyai anggota2 yang langsung bekerja di
lapangan seperti mencangkul, memanen, menyemprot dan memupuk dimana
berhadapan dengan resiko bahaya K3. Kecelakaan kerja di kebun adalah
yang paling dominan jika dibandingkan kecelakaan di pabrik kakao. Oleh
karena itu, pelatihan ini diharapkan bisa mengurangi tingkat kecelakaan
kerja di kebun kakao. Berikut adalah resiko 2 bahaya dari kegiatan di
perkebunan kelapa sawit :
Pekerjaan Mencangkul.
1.Terluka oleh alat cangkul
2.Mata kena kotoran
3.Tertimpa ruruntuhan na
4.Terlalu capek mencangkul
5.Tergigit binatang berbisa
6.Dll.
Pekerjaan Memanen
1.Terluka oleh alat panen (Egrek/ Dodos)
2.Tertimpa buah
3.Mata kena kotoran/ berondolan
4.Tertimpa Pelepah daun
5.Terkena duri
6.Tergigit binatang berbisa
7.Dll.
Pekerjaan Menyemprot
1.Keracunan
2.Kulit Melepuh
3.Mata Pedih
4.Kepala Pusing
5.Perut Mual-mual
6. Batuk-batuk
Pekerjaan Memupuk
1.Tangan Panas
2.Kulit Melepuh
3.Kepala Pusing
4.Perut Mual-mual
5.Batuk-batuk
6.Dll.
II. Pelatihan Pengguna Pupuk
III. Pelatihan Pengguna Pestisida Terbatas

No comments:
Post a Comment