Friday, December 29, 2017

Iklan CARE International di Indonesia di Kantor Pusat Jakarta : VIDEOGRAFER (KONSULTAN)

CARE International di Indonesia (CII) adalah LSM Internasional yang telah beroperasi sejak lama di Indonesia dalam program tanggap darurat, kegiatan transisi yang berfokus pada pertanian, gizi dan berbagai prakarsa pembangunan di berbagai bidang seperti air dan sanitasi, kesehatan dan usaha & pengembangan ekonomi.

CARE International di Indonesia di Kantor Pusat Jakarta, saat ini sedang membutuhkan posisi sebagai berikut :


POSISI
:
DEPARTEMEN/PROYEK
:
PROGRAM/PfR-SP
LAPORAN KE
:
COMMUNICATION SPECIALIST and ALLIANCE LIAISON & PROJECT MANAGER



LATAR BELAKANG
CARE International di Indonesia (CII) merupakan anggota aliansi dari program Partners for Resilience Strategic Partnership (PfR-SP) di Indonesia. Di bawah payung proyek PfR SP 2016-2020, CII berfokus pada upaya peningkatan kapasitas kelompok masyarakat dan pemerintah desa agar mampu mengadvokasi pendekatan Integrated Risk Management (IRM) atau Pengelolaan Risiko Terpadu (PRT) sehingga dapat disederhanakan dalam perundang-undangan di tingkat daerah, provinsi, regional, dan nasional. Dengan demikian, masyarakat akan (menjadi lebih) mampu mengakses sumber daya pemerintah untuk memperkuat ketahanan mereka terhadap bencana.

Upaya membangun kapasitas kelompok masyarakat lokal, kelompok perempuan, pemangku kepentingan, serta kelompok masyarakat lainnya tentu saja memerlukan serangkaian metode pengajaran dan berbagi pengetahuan (edukasi), diantaranya melalui pelatihan, audiensi publik, serta produksi sejumlah materi berbasis bukti (dokumen, video, dan sebagainya). Sejumlah metode tersebut nantinya akan digunakan sebagai basis sekaligus alat pendukung dalam mengadvokasi pemerintah (pembuat kebijakan) mengenai pengelolaan risiko terpadu, dan membangun kapasitas pemerintah untuk memahami konsep PRT dan mengapa pendekatan tersebut krusial untuk diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan.
Secara keseluruhan PfR-SP bertujuan untuk mencapai hasil dalam tiga domain perubahan yaitu kebijakan, investasi, dan praktik:
1.        Kebijakan: Prinsip dan bukti PRT-PRT dari praktik terbaik di bawah PfR 1 diintegrasikan ke dalam kebijakan yang relevan di tingkat nasional, kabupaten, provinsi dan lokal;
2.       Investasi: Investasi publik dan swasta di Indonesia adalah bukti PRT dan diperuntukkan bagi proyek/ program PRT.
3.       Praktek: Proyek dan program baru di tingkat nasional, kabupaten, provinsi dan daerah dilaksanakan berdasarkan prinsip PRT dan model PRT standar.

Menjembatani ketiga domain perubahan ini, CII akan bekerja dengan Lintasan Dialog PRT yaitu rencana dan anggaran pembangunan desa, kabupaten, dan provinsi di NTT (dan kemungkinan provinsi lainnya) untuk memaksimalkan dana yang dialokasikan melalui program pembangunan nasional (dengan fokus pada Undang-undang Desa).
Terkait PRT, dengan cara yang responsif gender dan dapat menginformasikan pengarusutamaan PRT dalam rencana pembangunan di tingkat nasional, dengan tujuan sebagai berikut:
1.        Melalui masyarakat di tingkat lokal dan desa dalam membangun kapasitas lokal untuk memahami risiko bencana dan advokasi terhadap PRT, dan membangun kapasitas dan pemahaman PRT di tingkat provinsi, kabupaten, dan nasional serta menerjemahkan kebijakan, peraturan, kerangka kerja baru yang relevan dengan Undang-undang Desa menjadi perencanaan dan praktik di tingkat masyarakat yang peka gender dan memasukkan prinsip-prinsip dan pembelajaran PRT yang dikembangkan melalui proyek CARE Indonesia, yaitu PfR1 dan PfR SP;
2.       Berkontribusi pada pengembangan, revisi kebijakan, dan kerangka kerja nasional terkait PRT dengan mendukung kelompok masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan kebijakan dan proses revisi, membangun kapasitas pemerintah untuk mengembangkan dan merevisi kebijakan melalui pendekatan PRT, dan memberikan rekomendasi positif berdasarkan praktik cerdas yang dikumpulkan melalui kerja di tingkat desa dan pekerjaan yang dilakukan dengan masyarakat; dan
3.       Memungkinkan masyarakat untuk mengamankan investasi sektor swasta di tingkat desa berdasarkan Undang-undang Desa yang sensitif terhadap risiko bencana masyarakat dan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana.


TUJUAN
I.        Tujuan Umum

Di bawah supervisi langsung dari PfR Program Manager dan Communication Specialist, konsultan video bertugas dan bertanggungjawab untuk memproduksi video berkualitas tinggi yang akan digunakan sebagai alat advokasi ke para pemangku kepentingan terkait. Video ini akan menceritakan mengenai program PfR, khususnya tentang dampak positif pendekatan Pengelolaan Risiko Terpadu (PRT) sehingga krusial untuk diintegrasikan ke dalam perencanaan, penganggaran, dan kebijakan daerah. Video ini lebih dari sekedar berbagi success stories, tapi mempunyai kekuatan untuk mampu “menggerakkan/memotivasi” khalayak, yang dalam hal ini adalah para pembuat kebijakan atau pemimpin kelompok sosial untuk mempertimbangkan agar PRT yang responsif gender ini masuk dalam kebijakan mereka, karena memang dampaknya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

 II..      TujuanKhusus

Tujuan khusus yang diharapkan pada kegiatan ini:
1.        Pengalaman proyek yang sudah dilaksanakan oleh PfR1 dan PfR SP dapat menjadi referensi di dalam penyusunan Rencana Pembangunan di tingkat masyarakat, pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di NTT dan Jakarta, dengan harapan dapat berkontribusi di tingkat nasional dan beberapa daerah lainnya di Indonesia. Jadi, harapannya video ini lebih dari sekedar berbagi success stories, yakni mampu “menggerakkan/memotivasi” penontonnya, yang dalam hal ini adalah para pembuat kebijakan atau pemimpin kelompok sosial untuk mempertimbangkan agar PRT responsif gender ini masuk dalam kebijakan mereka (khususnya perencanaan dan penganggaran desa), karena memang dampaknya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
2.       CII dan CIS Timor memiliki kumpulan evidence-based yang dikaji secara ilmiah dan praktis sebagai alat dan dokumen resmi untuk melakukan advokasi ke pemangku kepentingan termasuk masyarakat di semua tingkatan.
3.       Hasil video dapat dipakai oleh CII dan mitra aliansi untuk dialog PRT dalam PfR-SP.
4.       Masyarakat dapat menggunakan evidence-based ini sebagai panduan dalam proses perencanaan dan penganggaran di masyarakat guna memadukan PRT dalam kegiatan di masyarakat.


LINGKUP PEKERJAAN
1.        Konsultan akan memberikan konsultasi teknis terkait produksi video film PfR;
2.        Konsultan bertanggungjawab untuk memberikan storyboard;
3.        Kosultan akan melakukan pengambilan gambar di lapangan untuk menangkap kerja-kerja PRT dan dampaknya di masyarakat, serta perlunya keterlibatan multipihak (dalam hal ini pemerintah) untuk memastikan keberlanjutan program;
4.       Konsultan akan mempresentasikan hasil mentah video kepada tim PfR untuk diberikan input;
5.        Konsultan akan merevisi video berdasarkan input dari tim terkait;
6.       Konsultan akan mempresentasikan video hasil revisi;
7.        Konsultan akan memproduksi 2 buah video berkualitas tinggi (durasi pendek: 3-5 menit dan durasi panjang: 15 menit) dengan cover cetak;
8.       Konsultan akan menyerahkan video dan foto versi final dalam bentuk DVD.


HASIL YANG DIHARAPKAN
1.        Storyboard;
2.       Video final versi panjang (15 menit) dan pendek (3-5 menit);
3.       Foto-foto untuk keperluan IEC materials.


WAKTU

Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam waktu 60 hari kalendar kerja (Januari – Maret 2018) dengan lokasi di area dampingan PfR (NTT).
TAHAP

KEGIATAN
RENTANG WAKTU
1
Diskusi dan pembuatan story board
Januari 2018
2
Pengambilan video dan foto
21 – 27 Jan 2018
3
Editing fase 1
29 Jan – 10 Feb 2018
4
Draft video tahap 1
12 Feb 2018
5
Editing fase 2
13 – 16 Feb 2018
6
Draft video tahap 2
19 Feb 2018
7
Editing fase 3
20 – 23 Feb 2018
8
Pemberian versi final dari video dan foto
25 Feb 2018
9
Proyek final
26 Feb 2018



KUALIFIKASI

a.        Organisasi/personal dengan keterampilan teknis dalam melakukan pengambilan gambar dalam konteks development, khususnya mata pencaharian (livelihood), pemberdayaan perempuan dan ekonomi, pendekatan gender, PRB, API, dan Pengelolaan Restorasi Ekosistem;
b.       Memiliki konsistensi, detail dan kualitas yang sangat kuat;
c.        Sanggup melakukan perjalanan ke lokasi proyek selama kegiatan ini;
d.       Lancar berbahasa Inggris dan Bahasa Indonesia;
e.       Mampu memproduksi video dan foto dengan kualitas tinggi, jelas, benar, serta terstruktur;
f.         Mampu menjawab semua komentar dan pertanyaan secara tepat waktu dan benar.


KETENTUAN PENAWARAN

Pelamar yang tertarik harus menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
1.        Detail daftar riwayat hidup personal atau anggota tim yang terlibat dalam penulisan evidence. Pernyataan ketertarikan dan memenuhi kriteria pemilihan dan pemahaman terhadap dokumen ToR dan metodologi
2.       Rencana kerja yang detail dan realistis/proposal teknis sesuai dengan wilayah kerja, hasil yang diharapkan dan cara penyampaian;
3.       Portfolio (2 – 3 buah) video evidence based yang pernah diproduksi beserta laporan konsultasi;
4.       Daftar referensi (minimal 3 pihak yang pernah bekerjasama);
5.        Proposal keuangan yang menampilkan semua pembiayaan lengkap dengan breakdown biaya..
6.       Sebuah rencana implementasi dengan rincian atau proposal teknis sesuai dengan hasil ruang lingkup pekerjaan yang diharapkan.
7.        Proposal keuangan yang menunjukkan harga total kontrak dengan rincian biaya seperti biaya konsultasi, biaya transportasi, dll.

Silakan mengirimkan aplikasi Anda sebelum tanggal 31 Desember 2017 ke Bagian Sumber Daya Manusia
CARE International di Indonesia :
"Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi akan terpilih"

No comments:

Post a Comment