LATAR BELAKANG/ALASAN
|
Dengan dukungan Ford Foundation, UCPRUK mengembangkan program peluang
peningkatan pendapatan bagi penyandang disabilitas melalui pengembangan pusat
layanan perbaikan kursi roda. Pengembangan pusat layanan perbaikan kursi
roda ini diinisiasi di 5 kabupaten
kota di Provinsi DIY yang nantinya
dikelola oleh para penyandang disabilitas dan berpotensi memiliki pemasukan
Rp 225.000.000 dalam 1.5 tahun program. Pengembangan pusat layanan perbaikan
kursi roda ini juga sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program Jamkesus
Disabilitas DIY yang menambakan paket layanan reparasi dalam paket manfaat sesuai
dengan Peraturan Gubernur No. 51 tahun 2017. Selain di Yogyakarta, program
pengembangan pusat layanan perbaikan kursi roda juga coba dilakukan di
Propinsi Jawa Tengah dengan mekanisme yang berbeda sejak tahun 2017. Setelah
program ini berjalan sekitar 1,5 tahun, UCPRUK berencana mengadakan
penelitian terkait program pengembangan
pusat layanan perbaikan kursi roda tersebut. Penelitian ini berjudul “Case study on income generating potential,
project scale up and other opportunity for PWDs”. Penelitian ini
bertujuan untuk :
1.
Mengevaluasi efektivitas repair center dalam perawatan
kursi roda yang terintegrasi dalam Jamkesus Disabilitas di DIY dan pembayaran
sendiri di Jawa Tengah.
2.
Mengidentifikasi besaran pemasukan dari repair centre
sebagai sebagai sumber pendapatan penyandang disabilitas.
3.
Mengidentifikasi kemampuan membayar biaya servis dan
pembelian kursi roda.
4.
Mengidentifikasi kepuasan atas layanan klien penerima
kursi roda UCPRUK.
5.
Melakukan need
asessment kebutuhan tentang kategori kursi roda.
|
|
TUJUAN KEGIATAN
|
Rekrutmen tenaga
peneliti.
|
|
DESKRIPSI KEGIATAN
|
Dalam rangka
mencapai tujuan penelitian, maka ada kebutuhan untuk rekrutmen 1 orang peneliti
yang bertugas menjalanlan pelaksanaan penelitian.
Penelitian
ini menggunakan mixed methode study
yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif berdasarkan
masing-masing tujuan. Metode kuantitatif dan kualitatif akan dilakukan pada
saat yang sama atau Concurrent
Triangulation Design. Data dianalisis secara terpisah dan kemudian
dibandingkan dan/atau digabungkan. Metode ini digunakan untuk mengkonfirmasi,
melakukan validasi silang, atau menguatkan temuan-temuan untuk menentukan
kelayakan model pusat perbaikan untuk menciptakan peluang kerja bagi para
penyandang cacat di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Metode
kuantitatif adalah:
1.
Cross-sectional study atau survei untuk menilai bagaimana kontribusi pusat reparasi terhadap pendapatan
penyandang disabilitas dan menilai bagaimana pendapatan yang ideal untuk
penyandang disabiitas menggunakan self administered questionnaire.
2.
Cross-sectional study atau survei untuk WTP dan
wawancara melalui kuesioner untuk mengidentifikasi kemampuan membayar
kursi roda dan menilai kualitas layanan.
Metode
kualitatif digunakan untuk mengevaluasi efektivitas
Pusat Pemeliharaan dan Perbaikan kursi roda yang terintegrasi ke dalam Skema Disabilitas Jamkesus di DI Yogyakarta dan
model out-pocket di Jawa Tengah serta kelayakan untuk meningkatkan program. Metode kualitatif menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dan indept interview. FGD dilakukan
pada Bapel Jamkesos, repair centre
dan penerima kursi roda untuk untuk menggali efektivitas repair centre dan rekomendasi pengembangan layanan di DIY dan Jawa
Tengah.
Metode
kuantitatif dilakukan dengan cara mengambil data pada 300 responden di DIY
dan 330 responden di Jawa Tengah serta melibatkan 67 orang enumerator yang
berasal dari personil repair centre yang sebelumnya mendapatkan pelatihan
cara mengisi kuesioner dan tehnik pengambilan data di lapangan dari peneliti.
Dalam
pelaksanaan kegiatan penelitian ini, UCP RUK membutuhkan bantuan seorang
peneliti senior dan berpengalaman melakukan penelitian sosial. Tugas dan
tanggung jawab peneliti meliputi :
-
Mengkoordinir pelaksanaan proses pengambilan data di
DIY dan Jawa Tengah
-
Memandu pelatihan enumerator di DIY dan Jateng
-
Melakukan uji statistik validitas dan reliabilitas (try
out )
-
Melakukan cleaning data, entry, coding dan mengolah
data kuantitatif
-
Mengkoordinir pelaksanaan FGD dan melakukan briefing
untuk fasilitator FGD
-
Melaksanakan indept
interview
-
Menulis summary FGD dan indepth interview
-
Menulis laporan penelitian
|
|
KRITERIA
|
Kualifikasi yang
dibutuhkan :
-
Pendidikan minimal S1
( Sarjana ).
-
Berpengalaman
melakukan penelitian sosial.
-
Memahami metodologi
penelitian kuantitatif dan kualitatif.
-
Berpengalaman bekerja
bersama komunitas penyandang disabilitas.
-
Memiliki pengetahuan tentang
metode penelitian kuantitatif dan kualitiatif.
-
Memiliki ketrampilan
mengolah data statistik dalam penelitian.
-
Memiliki ketrampilan melakukan
indepth interview.
-
Memiliki ketrampilan mengolah
data kualitatif ( FGD dan indepth
interview ).
-
Memiliki ketrampilan
mengorganisir enumerator.
-
Memiliki pengalaman
menulis laporan penelitian.
-
Disiplin dalam
bekerja ( sesuai timeline ).
-
Memiliki
pengalaman menulis laporan penelitian
|
| WAKTU DAN EMAIL |
Rekrutmen ini
dilaksanakan 10-20 April 2019.
Dikirimkan ke email: sannisa@ucpruk.org dengan subject Researcher
|
Friday, April 12, 2019
UCPRUK CALL for Researcher
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment